SEKILAS INFO
: - Minggu, 23-09-2018
  • 2 bulan yang lalu / Welcome to Official Website of  SMA Negeri 2 Cikarang Utara
Meliterasikan SMANDA

          Sebanyak lebih kurang 1.009 peserta didik yang terdiri dari siswa kelas X, XI, dan XII IPA dan IPS mengikuti kegiatan Gerakan Literasi Sekolah di SMA Negeri 2 Cikarang Utara pada hari Kamis, 2 Agustus 2018. Ini merupakan kegiatan literasi pembuka di tahun ajaran baru 2018-2019. Memang sejak dua tahun ini, SMAN 2 Cikarang Utara sudah mencanangkan Gerakan Literasi Sekolah yang meliputi beberapa komponen kegiatan, di antaranya readathon, kegiatan membaca dan memahami ilmu keagamaan melalui kegiatan literasi di setiap awal kegiatan belajar mengajar (misalnya membaca kitab suci dan buku keagaaman); kegiatan membaca buku-buku nonpelajaran selama lima belas menit setelah istirahat jam pertama (pukul 10.00 – 10.15) dirangkai dengan pengisian Jurnal Literasi Siswa yang memuat  sinopsis hasil baca perhari; pengadaaan pojok baca kelas; mengkreasi pohon literasi kelas;  memfasilitasi tulisan guru dan siswa,  dan  pembuatan majalah dinding.

          Kegiatan literasi pagi ini dimulai pukul 07.00 WIB  dengan readathon. Seluruh siswa berkumpul memenuhi   lapangan dan mengambil posisi duduk perkelas. Ibu Lili Priyani, selaku Ketua Tim Penggerak Literasi mengawali kegiatan sembari  membakar semangat peserta readathon   dengan yel-yel/pekik semangat SMANDA dan Salam Literasi. Selanjutnya, pengarahan dari Kepala SMAN 2 Cikarang Utara, Bapak Manda Trisudana, M.Pd. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan literasi merupakan salah satu upaya  untuk  meningkatkan kualitas masyarakat Indonesia, khususnya siswa SMAN 2 Cikarang Utara. Melalui kegiatan membaca diharapkan prestasi belajar siswa  akan lebih baik dan  lebih bersemangat untuk meraih cita-cita. Selanjutnya, Beliau berharap agar setelah melakukan aktivitas membaca bisa dilanjutkan dengan mengasah keterampilan menulis melalui berbagai kegiatan berlatih menulis seperti mengirimkan tulisan untuk majalah dinding, mengisi kolom di laman sekolah/website. Berikutnya Ibu Dra. Edah Jubaedah selaku Wakil Kepala Sekolah Urusan Kesiswaan menyampaikan beberapa pengumuman di antaranya kebijakan sekolah yang tidak menganjurkan siswa untuk membawa kendaraan bermotor ke sekolah dan diharapkan seluruh siswa bisa mengantisipasinya.

        Tibalah saatnya readathon atau kegiatan membaca senyap bersama-sama. Seluruh peserta, baik guru-guru (Pak Manda Trisudana, Pak Saptu, Pak Munabbi Riasah, Pak Sukanta, Pak Wildan, Pak Hendryan, Bu Edah Jubaedah, Bu Pelita,Bu Misni, Bu Lili, Bu Nurwidhiastuti, Bu Dian Kusumawardhani, Bu Fikri, Bu Feri/Fey, Bu Desti, Bu Mytha, Bu Putri Sidqiyah, Bu Ernawati, dan Bu Lia Mutiara)   maupun  siswa larut dalam buku bacaan yang sudah merekasiapkan.  Selama lima belas menit  mereka membaca dalam hati lembar demi lembar buku. Selanjutnya beberapa peserta tampil mempresentasi hasil baca. Dimulai dari Fajar (kelas XII IPS-2) yang memaparkan isi buku Psst… 5 Sahabat, 5 Negara, 5 Rahasia, dilanjtkan oleh  Annisa Uzzahron (kelas XI IPA-1), dan Syaiful Bachri (kelas X IPA-2). Ketiga siswa yang berani memaparkan ringkasan buku diberikan hadiah.

Memang  untuk readathon kali ini, Ibu-ibu guru memberikan perhatian dengan menyiapkan hadiah  berupa buku, alat tulis, celengan, dan kaos.  Reward/hadiah adalah sesuatu yang perlu juga  diberikan ketika peserta didik/siswa sudah mencapai/melampaui  kompetensi  tertentu atau  mampu meraih prestasi  sebagai penyemangat.

          Ibu Dra. Dian Kusumawardhani, seorang guru Bahasa Inggris memaparkan hasil membacanya, dilanjutkan dengan memberikan pertanyaan kepada siswa.  Beberapa siswa yang memiliki keterampilan berbahasa Inggris berebutan mengacungkan tangan untuk menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh Miss Dian. Siswa yang mampu menjawab pertanyaan dengan benar dihadiahi buku. Mengingat hadiah yang disiapkan masih tersedia, Ibu Dra. Pelita  Boru Karo, Ibu Misni, M.Pd., Ibu Dra. Edah Jubaedah, dan Ibu Nurwidhiaastuti, S.Si. mengajukan pertanyaan dan membagikan hadiah kepada siswa yang bisa menjawabnya. Rupanya hal seperti ini sangat efektif untuk   menarik perhatian dan minat  siswa agar bersemangat mengikuti kegiatan literasi. Satu setengah jam berlalu, acara readathon pun berakhir. Seluruh siswa dan guru melanjutkan aktivitasnya masing-masing.

        Atas kerjasama dengan Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupataen Bekasi, pukul 09.30 sampai dengan 11.00 WIB sekolah kami dikunjungi oleh Mobil Perpustakaan Keliling. Dua mobil yang membawa banyak buku  diparkirkan di lapangan sekolah. Siswa secara bergantian mengantre mengisi buku daftar hadir pengunjung Pusling, untuk selanjutnya diperbolehkan membaca buku yang bisa dipinjam/dibaca sambil duduk-duduk santai di karpet yang sudah disediakan oleh Tim Perpustakaan Keliling.  Siswa tampak sangat antusias menyambut kehadiran pusling ini. Bahkan banyak siswa yang secara langsung membuat kartu anggota perpustakaan umum dengan terlebih dahulu mengisi formulir yang sudah disediakan oleh petugas disertai dengan penyerahan syarat pembuatan kartu berupa pasfoto berukuran 2 X 3 cm dan fotokopi kartu pelajar. Tercatat lebih dari 300 siswa dan guru  mengisi daftar hadir pengunjung pusling kali ini.  Pada hari yang sama, sekolah kami juga didatangi oleh Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi   (Puskesmas Mekarmukti, Cikarang Utara) yang akan melaksanakan imunisasi difteri tahap 3.

         Rangkaian kegiatan ini merupakan salah satu upaya dan ikhtiar pihak sekolah untuk menumbuhkembangkan  budaya literasi di SMA Negeri 2 Cikarang Utara. Teriring ungkapan terima kasih dan apresiasi kepada para guru dan warga sekolah,  Sahabat Literasi SMANDA, serta  Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kab. Bekasi (Tim  Pusling). Semoga kolaborasi dan sinergi positif ini bisa mewujudkan generasi milenial yang literat dan menjadikan warga Kabupaten Bekasi (lebih) Bersinar.

Salam Literasi !   SMANDA Membaca!   SMANDA Menulis!

Cikarang Utara, 2 Agustus 2018

TIM PENGGERAK LITERASI SMANDA

TINGGALKAN KOMENTAR